Cara mengatasi duplicate content di wp.com dan saudaranya yg .org
-
saya ingin sekali membahas ini. mudah2an banyak yg antusias. tapi sebelumnya, coba om dan tante periksa kondisi “kesehatan” blog masing-masing di GWT (google webmaster tools).
coba lihat di bagian “tampilan penelusuran (search queries)” >> “penyempurnaan HTML (HTML suggestion)”
apa ditemukan duplicate content? baik duplicate tag judul atau duplicate meta description?
coba diperiksa dulu.
meanwhile, selamat bermalam minggu -
Sudah hampir 3 minggu saya sudah tidak ada duplikat konten, sebelumnya memang ada, tag judul. Tapi dihapus. Sekarang udah gk ada. Hehe.
-
-
-
-
Untuk kesehatan blog memang sebaiknya di GWMT tepatnya di Penyempurnaan HTML jangan sampai terdapat “duplikat content”. Ini biasanya muncul karena salah setting pada “Kategori” dan “Tag”. Jika memang tidak bisa melakukan pengaturan khusus pada kategori dan tag, sebaiknya “noindex” saja kategori dan tag menggunakan Plugin “SEO by Yoast” bagi WordPress.org. Atau bisa juga dengan melakukan pengaturan pada robots.txt, yaitu kategori dan tag “disallow” saja.
-
Blog saya banyak banget Om duplicate tag nya hampir 300an haha… kalo hapus URL via webmaster satu persatu repot juga. Apa cukup di noindex aja ya tag+categori lewat plugin SEO nya? kebanyakan dibagian attachment yang duplicate tag.
-
Jika sudah terlanjur sudah banyak yang muncul di “Penyempurnaan HTML” maka lakukan dua langkah berikut :
1. Hapus URL dengan GWMT, karena sudah terlanjur keindex. Lalu redirect halaman error 404 ke halaman yang benar, misal beranda atau daftar isi. Caranya bisa dilihat di Cara Redirect Halaman Error 404.
2. Lakukan pengaturan pada setiap kategori dan tag dengan menambahkan deskripsi meta dan merubah struktur judul. Jika tidak ingin direpotkan dan akan menghabiskan banyak waktu, karena bisanya jumlah tag itu ratusan, maka jadikan
noindex, followsaja pada settingan “SEO”. Selanjutnya, jika menggunakan plugin Google XML Sitemap, maka yang diinclude hanya post saja. Pada kategori dan tag sebaiknya ga usah dicentang. Terakhir buat settingrobots.txtmenjadi disallow pada kategori dan tag. Contoh :Disallow: /tag/ Disallow: /category/Semoga bisa membantu ….
-
dalam kasus saya (dan saya yakin banyak teman2 yg tadinya di wp,com lalu hijrah ke wp,org juga melakukan hal yg sama) adalah pagination / paginasi
sejak diterima di WA, kita ini kan rame2 mau meningkatkan PV. ya kan? hehe. caranya adalah dengan teknik paginasi itu
ditambah lagi dengan menyeting gambar agar muncul di bagian attachment bukan di media files. tujuannya apa lagi kalo bukan menambah PV? :D
nah inilah biang keroknya mengapa terjadi duplicate. baik itu duplicate tag, duplicate judul dan duplicate meta desc
cara-cara yg dipaparkan om one diatas tetap belum menyentuh akar masalahnya. lagipula di komunitas wp,com ini tag dan kategori itu semuanya index dan follow tapi mengapa tidak menimbulkan masalah duplicate content ya? nah ini ada triknya. cukup sederhana malah
nanti setelah akarnya diberesin, om dan tante bisa memilih apa masih ingin menggunakan tag dan category? kalo saya tidak lagi memberdayakan tag, hanya category aja. tag dan category bisa diseting via robots.txt spt yg dipaparkan om one diatas
intermezzo
tapiiiiiii… sebenarnya gpp kok memberdayakan tag, asalkan tidak “boros”. misal kalo ada artikel om/tante berkategori tentang kecantikan, maka gunakan 1 tag saja yaitu kecantikan. nanti di artikel berkategori kecantikan lainnya, gunakan lagi tag tsb, dan tag ini ditampilkan sebagai internal link
perhatikan deh bagaimana merdeka, viva dan okezone dll memperlakukan tag. mereka taruh tag-nya di artikel sebagai internal link loh. dan tag-nya itu bersaing di SERP dengan baik. dulu saya punya artikel tentang buku terkenal yg masuk halaman 12 serp itu gara2 tag judulo bukunya juga.
kembali ke laptop, om BD+ yg awam ini sudah mencoba cara yg akan dibabarkan nanti. duplicate content yg hampir 700 bisa dieliminasi dengan cara super sederhana ini. ok nanti dibabar.
-
Bagaimana jika duplikat konten berasal dari “sebar iklan gratis””
apakah sebaiknya yang kita lakukan -
Betul mas Red, sayapun saat ini hanya kategori saja yang disetting agar terindex SERP. Awalnya saya ga berani untuk membuat index kategori karena takut terjadi duplikat konten. Namun Alhamdulillah setelah melakukan sedikit pengaturan di WordPress SEO by Yoast sekarang sudah bisa diatasi. Caranya cuma menambahkan sedikit deskripsi unik pada masing-masing kategori. Sepertinya untuk tag juga bisa dengan melakukan deskripsi, namun sayangnya jumlah tag terlalu banyak. Padahal sayapun hanya menambahkan tag disetiap artikel cuma satu saja.
-
Kalau yang gratisan sepertinya tidak ada masalah dgn tag maupun katagori. Jadi tidak terlalu kwatir.
-
setelah delay agak lama, mari kita mulai
untuk wp.com simple sekali:
jika di postingan om/tante ada gambar, jangan aktivekan attachment gambar tsb. gambarnya diset agar terbuka langsung di media file atau diset agar tidak terbuka sama sekali jika diklik
oh ya di wp.com sini, tidak ada fasilitas untuk memasukkan meta description! yg ada hanya “excerpt”. excerpt ini kalo diisi, memang sering diambil oleh google sebagai meta desc. dengan pengetahuan ini, kita akan menerapkannya di wp.org (kalo blog om/tante mengalami duplikat meta deskripsi)
untuk wp.org:
karena saya mengaktifkan plugin wordpress SEO by YOAST, maka tutorial ini akan berangkat dari sana. untuk yg mengalami duplicate content/meta description/tag/judul akibat paginasi cara mengatasinya adalah:
- <di pengaturan YOAST >> advance >> Redirect attachment URL’s to parent post URL (kasih centang). ini gunanya kalo artikel om/tante sudah ratusan/ribuan dan di tiap artikel itu ada gambar yg terbuka di attachment. daripada gempor tangannya untuk ngedit satu-satu, lebih baik lakukan ini aja. praktis!
- jika tidak ingin me-redirect attachment ke parent URL, maka solusinya adalah: pengaturan YOAST >> titles & metas >> post types >> kemudian di bagian Media, kasih centang no index, follow pada bagian meta robot. jadi gambarnya om/tante akan tetap terbuka di bagian attachment tapi media attachment itu tidak akan diindex oleh search engine
- masih ada lagi: pengaturan YOAST >> titles & metas >> taxonomies >> lihat di bagian tag. centang aja no index, follow agar tag tidak ikut diindex oleh search engine. hal yg sama bisa dilakukan untuk category. kalo saya, category tetap diindex, tapi saya tidak lagi memberdayakan tag
- pengaturan YOAST >> titles & metas >> archives >> kasih centang juga no index, follow di bagian author archives dan date archives agar tidak diindex
- pengaturan YOAST >> titles & metas >> other >> kasih centang di bagian pertama yaitu: Noindex subpages of archives
dengan melakukan poin-poin di atas, subpages – tag – archives tidak akan menimbulkan masalah duplicate content. tapi belum mengatasi masalah duplicate content akibat meta description. om/tante bisa melakukan cara ini untuk mengatasinya.
cara 1: edit robots.txt
selengkapnya bisa lihat di sini. cara ini praktis dan langsung mengatasi masalah duplicate meta deskripsi akibat paginasi. tapiiiiiiiii…. nah ini dia. bagi om/tante yg barusan migrasi dari wp.com ke wp.org lalu membiarkan struktur permalinknya default akan mengalami masalah. struktur permalink dari wp.com kan seperti ini:
http://localhost/myblog./2015/04/21/sample-post/
(contoh dari localhost saya)permalink yg spt ini harus secepatnya diganti. kalo dibiarkan saja maka baris perintah dalam robots.txt itu akan membloking postingan om/tante dan tidak diindex di search engine. coba saja masuk ke Google Webmaster Tools lalu di bagian penguji robots.txt coba eksperimen. PASTI ada yg ngebloking. maka dari itu, dengan susunan robots.txt spt yg dianjurkan link diatas, struktur permalink om/tante sebaiknya diubah ke:
http://namadomain.com/sample-post/
cara pertama ini sangat praktis jika postingan om/tante sudah ratusan bahkan ribuan dan malas diedit satu demi satu
cara 2: tidak mengisi meta description
hehe ini cara yg simple sekali. ya, apapun plugin SEO yg om/tante gunakan, entah itu YOAST, AIO, dll, bagian meta description yg ada di bagian bawah postingan itu jangan sekali-kali diisi jika postingan om/tante bersifat paginasi. kalo tidak ada paginasi, no problem!
mengapa tidak mengisi meta description? mari kembali lihat tulisan saya yg diatas. wordpress.com sendiri TIDAK ADA meta description-nya. saya baru menyadari ini setelah mengamati satu demi satu artikel saya yg dicap duplicate content. kenapa ya setelah migrasi ke wp.org, tulisan2 berpaginasi saya yg baru selalu dicap duplicate? padahal tulisan2 berpaginasi saya yg lama (sebelum migrasi, masih di wp.com) tidak dicap demikian? ternyata ya itu. di editor tulisan lama, bagian meta desc yg ditampilkan oleh YOAST itu masih kosong!
tadinya saya gak ngeh, sampai saya baca tulisan (maaf lupa linknya) salah satu agensi SEO yg menyarankan jika terjadi duplicate meta desc, salah satu alternativenya adalah dengan tidak mengisi bagian meta description itu sama sekali. katanya sih jangan kuatir tidak akan bersaing di SERP. menurut mereka, google ketika membaca artikel kita akan membuat meta deskripsi sendiri. biasanya google akan mengambil dari paragraf pertama atau paragraf akhir.
teringat dengan artikel tsb, saya langsung nyadar jika di platform wp,com ini kan tidak ada fasilitas untuk memasukkan meta description…. voila! masalah beres :D
pro:
- duplicate content yg jumlahnya hampir 700 halaman bisa dieliminasi dalam waktu sebulan kurang
- meski tidak mengisi kolom meta description, artikel saya yg berpaginasi tetap bersaing di SERP google
kontra:
- cara ini sepertinya tidak cocok jika artikel berpaginasi om/tante sudah mencapai ratusan/ribuan artikel karena harus diedit satu-satu (menghapus meta descripsinya satu demi satu)
ngetiknya panjang sampe gempor nih tangan :P
semoga informasi ini berguna, terutama bagi mereka yg baru memindahkan blognya dari wp.com ke selfhost wp.orgsalam sukses buat kita semua
cheers! -
-
Untung saya bukan termasuk dari blog yang dipindahkan dari wp.com dan tidak juga membuat artikel yang dibuat navigasi.
Semua setting WP SEO by Yoast sama persis dengan setting yang saya gunakan mas Red. Bedanya masalah kategori saya mengisi Judul SEO dan Deskripsi SEO didalam pengaturan semua kategori. -
Mantap Om BD+. Kalo saya kategori tetap dibiarkan di index, hanya saja diberikan description di setiap kategorinya.
-
om one: kenapa tidak dicoba paginasi? apalagi blognya sudah menarik visitor setia yg nyari info EPS CTKI korea ya? visitor kaya gitu rela mengklik apa aja :D
congrats sudah diterima GA-nya om one, tinggal revenuenya di gass puool :D
om angga: aku belum dioptimasi itu kategori. ok dicoba moga juoss
-
@om BD+ mau tanya, tentang permalink yang diubah jadi
http://namadomain.com/sample-post/ , bukankah efeknya malah kehilangan tempat di gugel? Atau nanti bisa pake redirect ke url baru? Soalnya saya mau ganti permalink juga tapi masih ragu juga, hehe. -
pake redirection 301 om irzie. setelah itu wajib check ke GWT untuk melihat apa masih muncul duplicate content gegara mengganti struktur permalinknya. kalo ya, segera di hapus aja
- Topik ‘Cara mengatasi duplicate content di wp.com dan saudaranya yg .org’ tidak lagi menerima balasan baru.