Momod 'curhat'
-
-
buat lainnya, kalo kamu liat ada “momod ga bisa nahan emosi”, coba kumpulin sini linknya. Seru juga baca bacotan saya sendiri. Hahaha!
-
mulai sekarang dan seterusnya MODERATOR harus kembali kepada fungsi dan makna dari moderator itu sendiri.
-
dan sejak kapan moderator dipanggil MOMOD? Apa itu bentuk plesetan yang mengistaratkan bahwa moderator sudah tidak bisa menjalankan fungsinya? Atau sekedar candaan pengakraban saja antara anggota dan moderator? saya mengusulkan kosakata baru: MAMAD untuk moderator laki2nya. Jadilah MOMOD (moderator pr) dan ,MAMAD (moderator lk) …… ok?
-
ayimass: now YOU tell me, apa fungsi dan makna dari moderator? ini saya beneran tanya.
-
Semoga semua bisa menahan emosi, “sekedar masukan aja”, jangan kedepankan rasa curiga dan prasangka, berpikirlah positif om-om, mbak-mbak dan rekan-rekan sekalian.. Bagaimanapun kita mesti belajar dari musuh, karena musuh lebih tau kelemahan kita.. so mari introspeksi diri masing-masing.
-
Moderator: saya yakin mod juga pasti tahu. Yang bertanya lebih tahu dari yg ditanya..
-
ayimass: saya jelas tau, wong saya punya job desc-nya. Yang saya tanyakan, fungsi dan makna moderator yang kamu tau.
isaninside: terimakasih.
-
Hahahahaa…… ternyata….
Saya dapat SMS dari Om Isaninside katanya forum WP sedang ramai, weh ternyata ada Momod Curhat.
Siaaap, curhat diterima. Kalau soal ada yang bilang kata-kata momod yang kasar dan asal njeplak weleh, kayak nggak tahu saja gimana tuh Tante Yella. Karakternya yang meledak dan blak-blakan memang kadang menjadikannya sering menulis kata yang dinilai tidak pas dan tidak pantas didengar (lah… tulisan kok didengar sih heheheh). Tetapi cobalah sesekali tengok blognya… kata-kata makian, nyerempet-nyerempet parno nan kocak, selalu muncul di sana-sini. Itu bawaan dari sononya kayaknya, atau kalau orang Jawa bilang “gawan bayi” alias sifat yang tidak mungkin dihilangkan begitu saja.
Kalau ada yang tersinggung dengan ucapan Tante Yella, ya wajar saja. Nah agar tidak kebangetan tersinggungnya, anggap saja Tante sedang kesurupan ketika menuliskan kata-kata itu hehehehe.
Kalau untuk Tante Yella sendiri, saya nggak mau sok ngasih nasihat ah, lha sama-sama sudah tua kok. Nanti kalau orang macem Tante Yella berubah karakter, jangan-jangan saya malah kehilangan teman yang “unik bin aneh”. Be ourself aja yah….
Kalau dulu saya sempat “misuh-misuh bin geremeng” pada Tante Yella, ya wajar saja kan… wong namanya ya merasa dizalimi. Tetapi dari sana saya jadi belajar, bahwa tidak semua orang bisa menerima apa yang kita pikirkan dan kita tuliskan. Bukannya mendendam pada Tante Yella, eh saya malah jatuh cinta…. minimal, benar kata orang, nggak kenal maka nggak sayang. Meski mengenal Momod Yella sebatas dari tulisan di blognya atau di facebook-nya, saya merasa akhirnya kami sepaham, yakni bahwa kami hanya perlu saling menghormati untuk saling kenal dan coba memahami.
Nah…. dalam kasus istilah “pake otak” atau “nyolot” atau “bacotan” dan sebagainya yang muncul di forum ini, saya tidak mengatakan bahwa Tante Yella tidak sadar bahwa istilah-istilah itu bisa menyinggung orang lain. Sadar sih sadar tetapi ya itu sedang kesurupan kaleeee…..wakakaka…
Ya sudahlah, silakan Momod melanjutkan curhatnya, dan silakan sobat-sobat semua mencurahkan segala keprihatinan atas omongan Tante Yella…. dan saya yakin, Tante yang satu ini masih saja duduk leyeh-leyeh sembari ngemil kroket yang dioles saus cabe, sementara matanya menatap resep memasak “gulai otak, nasi bacot” hwakakakaka…. -
hahahahahahaha… Kritikan yang sangat ngenyek sekali. Saya dikatain kesurupan, hahahahahaahahaha!! Kurangajar… Tapi memang, ketika menggunakan kata-kata ‘kasar’, saya memang sadar betul itu bisa menyakiti perasaan orang. Tapi tetap saya gunakan kenapa? Ada misi edukasional di balik itu. Biarin dikatain emosional, kejam, atau kesurupan. Saya juga nggak mengharap siapapun di sini bisa memahami karakter saya sebagai pribadi. Toh memang peran saya di sini bukan sebagai pribadi tapi sebagai moderator. Seperti disiratkan ayimass tadi, mustinya saya bersikap seperti moderator: nggak pernah nongol, tau-tau ada thread yang hilang, tau-tau ada user yang keanggotaannya dinonaktifkan, dsb. Hahahahahaha… Well, I’m not like that. Sebelum ambil tindakan, saya selalu keluarin peringatan duluan (seperti yang saya lakukan ke Om Duto dulu itu, yang Om merasa dizolimi) Kenapa begitu? Karena saya mau blogger-blogger negri kita berkembang dan maju. Yaaa minimal seperti Om Duto ini lah, kalo memang nggak sanggup jadi sehebat saya. Hyahahahahahahahaha! *dimasukin ke dalam sarang semut sama Om Duto*
-
Saya dapat SMS dari Om Is*nins*de katanya forum WP sedang ramai, weh ternyata ada Momod Curhat.
Yaelah… pake ditulis.. Mungkin seharusnya sms saya juga bilang “jangan buka id” kali ya. wkwkwkwk, tapi minimal sudah membangkitkan om duto dari tidurnya.
-
Weh, masih trending topic. Mungkin nutupnya nunggu T.O.-nya muncul ya ? Tapi ya monggo2 dinx :)
Maaf sebelumnya saya komentar nimbrung karena tidak paham mengikuti komentar2 sebelumnya (dan tdk ada kompetensi), saya pendatang baru hanya bisa ngangsu kawruh menerima pembelajaran dari curhat beliau momod. Untuk bagaimana semestinya menjaga pencitraan semuanya.
Intinya mbak Yella ini baik kok, dulu pernah 1 atau 2x berkenan memberi komentar di blog saya yang ndeso, memberi saran bagaimana cara menulis di blog.
Dan sungguh, saat itu saya tidak tau kalo beliaunya ini Momod (Akhiran d, bukan k), karena saya tidak pernah ke forum. Saya bales kunjungan blog, beliau waktu itu menulis tentang pemindahan batu di makam Bung Karno Blitar.Setelah tau kalo beliau momod, saya mengucapkan trima yg sebesar2nya. Biarpun saya di desa dg keterbatasan sarana dll, saya masih ingin terus ngeblog apa adanya. Sepinya blog bisa jadi memang karena topiknya kurang populer. Tidk apa2, pokoknya ngeblog.
Bahkan (bagi saya) seniornya blog ndorokakung juga memberi komentar di blog saya yg sepi untuk menyemangati saya terus nulis. Saya juga mengucapkan terima kasih untk beliau. Sayangnya saya juga tidak tahu dan tidak kenal siapa beliau. Hanya heran saya kok beliau tau tempat tinggal saya.Dan maaf sudah nyelani alias nimbrung komentar. Mungkin tidak penting bagi yang lain, tapi penting untuk menjadi catatan saya pribadi.
Trima kasih. -
Oke, thread ini saya tutup demi menjaga ketentraman semua pengguna forum ini. Dan agar tidak terjadi lagi perselisihan dan kesalah pahaman seperti diatas. Saya mewakili moderator disini mohon ma’af apabila ada perkataan yang Kami lontarkan selama ini pernah menyinggung perasaan Anda, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Terima kasih..
-
ampun mas momod, kenapa thread saya ditutup? Demi menjaga ketentraman semua pengguna forum apa ketentraman jiwa mas momod seorang?? hahahahahaha!!
-
-
@yella: Hehehehe…
@f4dhli: Curhatnya masih nanggung Om….. Tunggu sampai benar-benar or…. eh… orang marah2 lagi wekekekeke… -
nah, ya itu… Saya sudah kasi liat thread ini ke staff lho, mereka malah bilang “have fun!”. Sama mas momod kok malah ditutup… Hahahahahaha!
-
Udah ah daripada saling nggrumbul dibalik kelambu mending semua tengok jendela aja dan boleh menyimpulkan sendiri apa yang direpresentasikan oleh gambar berikut:
Mungkin beberapa dari kita sudah familiar dengan apa yang disebut klongenan, tapi semua kembali dari karakter asli si empunya username utama beserta karakter pribadi personanya…eh..bukan…klonengannya…eh…terserah deh.
Ada yang kurang jelas? Yuuuk…silakan dilanjut :)
-
Haaaaa…….??? Youtolol itu klonengan???? Alamak, ajigile, Astaghfirullah…….. Kirain Youtolol itu preman pasar yang belajar ngeblog :(
Btw, jadi usaha meng-kudeta momod di sini masih berlanjut, ngga? Saya pingin nonton sampe abis *nyiapin kopi sama pisang goreng*.
Wah, kayaknya ada yang kurang nih…. Bentar, yaa…. *lari ke warung beli rokok* -
- Topik ‘Momod 'curhat'’ tidak lagi menerima balasan baru.
