saat orang tak peduli lagi hidup dalam berkesenian

  • avatar Tidak diketahui

    serasa mengiris di setiap kehidupan apabila semua orang tak peduli akan apa yang ada disekitarnya….

    memang tak mampu untuk mengubahnya karena hanya orang itulah yang bisa merubah tentang penyikapan terhadap ketradisionalan budaya yang telah terbentuk,aneh memang dengan sistim dan pola hidup yang dibangun sekarang satu sama lain bisa sesat menyesatkan karena ini yang sering terjadi dengan lingkungan di Indonesia tercinta.

    Konteks tentang sesat menyesatkan adalah dimana seorang yang tidak mengetahui apapun dalam batas koridor yang ada dan membuat trobosan dengan cara memberikan masukan atau pelajaran yang salah sehingga orang yang menerima menerapkan dan menjadi acuan mereka,sungguh dramatis apa yang telah terjadi. Mengapa demikian?????

    sistim pembelajaran di Indonesia khususnya lebih banyak terapan tanpa mengetahui konsep yang sudah tertera sebelumnya,ya….semua karena sikap ekspres yang ingin dilakukan dengan pencapaian sehingga mereka tak mau kalah dengan orang lain.

    Musik tradisional yang ada di Indonesia sangat beragam sekali dari bentuk atau pola permainan hingga alatnya sendiri, bagaimana cara yang benar memainkanya dan teori seperti apa yang didapat….,apakah sudah betul teori tersebut dengan mempraktekannya?

    ada pula orang yang tidak mengenal alat musik dari daerahnya sendiri,jadi timbul pertanyaan hidup dimanakah diri kita sekarang ini dan sangat mengiris kalo kita yang sudah tau dan melihat kondisi yang terjadi seperti itu..!!bagaimana menurut kalian?????

  • avatar Tidak diketahui

    Ngeri memang, melihat budaya dan tradisi menjelang ajal. Tapi begitulah peradaban, atau apapun yang ada di dunia ini: ada awal dan ada akhir.

    Sudah banyak tradisi, budaya, bahasa, dan bangsa yang terhapus di dunia ini. Ini wajar terjadi dan akan terus berlangsung. Saya dengar, kalau tidak salah, setiap bulan 2 bahasa berbeda mati, hingga kira-kira 100 tahun kelak, tinggal satu bahasa yang tetap hidup.

  • Topik ‘saat orang tak peduli lagi hidup dalam berkesenian’ tidak lagi menerima balasan baru.