Seperti Apa Mutu Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP di Indonesia?

  • avatar Tidak diketahui

    Ujian Nasional tingkat SMP dilaksanakan secara serentak dari tanggal 5 Mei 2008 sampai dengan tanggal 8 Mei 2008, dengan mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam. Selain keempat mata pelajaran yang diujikan, peserta harus dapat meraih nilai minimal 5,25 agar dapat dinyatakan LULUS UN.
    Berikan komentar jika Anda adalah Bapak Ibu Pengawas pada pelaksanaan UN, tim Pemantau Independent dari LSM/ Mahasiswa, Panitia UN, ataupun jika Anda merupakan siswa peserta Ujian Nasional tingkat SMP tentang jalannya pelaksanaan UN 2008. (Dedi Iskandar)

  • avatar Tidak diketahui

    Mohon komentarnya demi kemajuan dan perbaikan mutu pendidikan di Indonesia. Thanks

  • avatar Tidak diketahui

    keberadaan UN untuk mengetahui standar pendidikan sangatlah tidak penting. hasil UN kecil sekali korelasinya dengan keberadaan di lapangan. pendeknya, hasil UN tidak dapat merepresentasikan apa yang ada di lapangan, hingga sangatlah tak masuk akal jika hasil UN dijadikan standar bagi kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan. maka dari itu, esensi UN patut dipertanyakan? apakah UN hanya untuk menghamburkan APBN indonesia yang terus digegerkan defisit?
    sebagaimana yang pernah saya baca disebuah buku bahwasanya korelasi hasil sebuah tes/ujian dengan kecerdasan seseorang adalah hanya 0.4%. artinya sumbangsih hasil UN hanya merefleksikan 0.0016% kecerdasan seseorang. lalu, masih patutkah UN digelar jika kita hanya mendapat angka sebesar itu?
    polemik UN juga akhirnya bermuncukan dengan adanya ketakutan yang berlebihan dari peserta dan sekolah yang mengadakan UN. takut tak lulus begitu katanya. kejahatan-kejahatan pun dengan sendirinya subur tumbuh disana. pembocoran soal, “tim sukses”,dan banyak pula lainnya. sekali lagi, masih patutkah UN di gelar jika hanya mencetak penjahat-penjahat profesional? dan lagi-lagi, gurulah yang menjadi korban. ironis memang.
    untuk itu, hapuskan sajalah UN. atau minimal pemerintah kembali mengkaji ulang tentang kebijakannya itu mencetak penjahat-penjahat didunia pendidikan.

  • Topik ‘Seperti Apa Mutu Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP di Indonesia?’ tidak lagi menerima balasan baru.