tidak ada yang mengetahui hal ghaib kecuali hanya Allah

  • avatar Tidak diketahui

    Bismillah

    Di dalam Al-Qur-aan juz ke-29 di surat Al-Jiin Allah telah meyebutkan bahwa Allah-lah Yang Mengetahui yang ghaib dan Ia tidak memberitahukannya kepada siapa-pun kecuali yang Ia kehendaki dari para rasul(utusan)-Nya, adapun selain dari para utusan Allah maka tidak ada yang Allah beritahukan kepadanya tentang masalah ghaib.

    Maka jika ada manusia selain para rasul mengaku bahwa Allah telah memberitahukan hal ghaib kepadanya maka berarti ia telah mendustakan Al-Qur-aan, dan ini merupakan perbuatan kufur yang mengeluarkan dari Islaam. Kepada Allah kita mengadu dan memohon pertolongan.

  • avatar Tidak diketahui
  • avatar Tidak diketahui

    itu sudah pasti mas.
    kalo kita mengaku tau tentang hal ghaib,
    berarti kita mengaku Allah

    nah kalo gitu Ki Joko Bodo, ama sekutunya yah?

  • avatar Tidak diketahui

    maksudnya

    gimana dengan ki joko bodo dengan sekutunya
    yang katanya mengetahui hal ghaib yah

  • avatar Tidak diketahui

    Maap-maap ya… aku ndak paham masalah ini. Jadi, aku tak banyak komen deh… Mending, aku tanya aja: ghaib itu apa sih ….. ? Kok Gusti Kang Murbeng Dumadi ndak memperuntukkan nya kpd manusia secara umum ? Kok hnya kepada para utusan (rasul)-Nya ?

  • avatar Tidak diketahui

    saiia pernah baca di buku DIALOG DENGAN JIN MUSLIM katanya disitu ada para jin yg mendengar Rapat para malaikat dan yg dapat dr Allah itu gimana mas yAh

  • avatar Tidak diketahui

    Apalagi tuh …… ( tambah bingung dg ghaib-ghaiban … ****** puyeng ******)

  • avatar Tidak diketahui

    betul mas. tapi kenapa ya anak indigo bisa melihat hal-hal yang gaib dan masa depan. kenapa ya? aku lihat di tv ada lho

  • avatar Tidak diketahui

    Di ufonesia jg dibahas mengenai Indigo ada berita dari SCTV bisa dilihat di http://ufonesia.wordpress.com/2008/03/23/indigo-adalah-fenomena-baru/

    Salam Irfan
    Ufonesia

  • avatar Tidak diketahui

    (Maap kalo komentarku kali ini salah). Setahu aku, Gusti Kang Murbeng Dumadi membuat isi dunia ini berpasang-pasangan. Ada gelap ada terang, atas digandeng bawah, kasat mata dengan samar, bumi bersanding langit, and so on. Nah, ada hal ghaib dan ada yg non ghaib. Termasuk melihat/menelusuri sesuatu masalah (seperti menapaki dunia jin, misalnya). Ada mendasarkan pada pendekatan kepada Gusti, ada yg tidak. Yang tidak ini, ada yg berpendapat melihat jin melalui perantara jin juga. (Masih katanya), manusia mesti hati-hati terhadap tipu daya jin yang sangat2 pintar menggelincirkan manusia. (weleh… weleh…. koyok eruh-eruho….) Salaam ….

  • avatar Tidak diketahui

    betul juga yg sampean sampaikan setuju banget…. tapi bagaimana yach implementasinya ketika kita harus percaya adanya hal ghaib…..

  • avatar Tidak diketahui

    Apakah Ufo dan Alien Itu termasuk ghaib..??
    dan saya mau tanya maaf tidak ada maksud apa2 cuma mau dengar pendapan

    im muslim
    Gimana kalau saya berkata Jin dan Malaikan Itu Ada Lah Alien >>???

    Thx

    oh iya bagaimana dengan usulan saya di thread sebelah tentang kopdar itu dan pembuatan milis buat kita2 silakan masuk ke thread “Kopdar Yuk” untuk mendukung pembuatan milis seandanya nya sudah mencukupi saya akan segera buat kan segera :)

    Salam
    Ufonesia

  • avatar Tidak diketahui

    @Mas Heri Agus
    (masih) Menurut aku, sudah ada garis dari Gusti kalau kita meski mengimani adanya ‘ghaib, itu. Bagi seorang muslim tentunya. Misalnya, iman kepada hari akhir/kiamat. Nah, tuh hari kan masih samar (ghaib). Tapi kita di nas untuk mengimaninya hari itu ada dan pasti datang. Cuma manusia sangat terbatas (dibatasi ?) untuk tahu mengenai hari akhir/kiamat itu. Hanya diberikan tanda-tandanya saja. Eh .. eh … eh …..

    @Ufonesia
    Bisa jadi jin & malaikat itu alien. Tapi setahuku, pengertian alien di keseharian sekitarku adalah makhluk hidup yang asal dan keberadaannya selain di bumi (dalam pemahaman di planet lain selain bumi). Kalau jin misalnya ?
    Informasi yang aku peroleh, jin itu hidupnya di bumi juga. Bahkan bersanding hidup dengan kehidupan manusia, tetapi di alam/dimensi yang berbeda. Trus ??? (*** bingung deh … ***)

  • avatar Tidak diketahui

    Oh, iya mas Irvan. Kopdar nya msh agak sepi repon tuh. Dulur2 pada sibuk kali ya … ??? Salaam ….

  • avatar Tidak diketahui

    menurut aku sebagian orang diberi kelebihan oleh ALLAH untuk melihat hal-hal gaib, artinya tidak semua manusia bisa kecuali orang-orang yang berikan kelebihan, so mengertikan

  • avatar Tidak diketahui

    mas jakramdiwik di berikan kelebihan wah boleh saya belajar dari mas untuk risat saya jg di ufonesia

    Iya nih masih sepi ey tak ada tanggapa (*** bingung deh … ***) xixixiii

    SAlam Ufonesia

  • avatar Tidak diketahui

    bismillah

    assalaamu ‘alaykum

    2 minggu ini tidak sempat untuk buka2 wordpress, ternyata forum ini sudah banyak dikunjungi. insyaa-allah saya akan segera tuliskan pembahasan ilmiah berdasarkan dalil dari Al-Qur-aan dan As-Sunnah sehingga masalah ini tidak semakin rancu, karena saya lihat ada beberapa pertanyaan teman-teman yang yang rancu.

  • avatar Tidak diketahui

    teman2, karena masih ada waktu beberapa menit di warnet, berikut ini beberapa hal yang perlu diperbaiki dari beberapa komentar teman2:

    1. tidak ada yang mengetahui hal ghaib kecuali hanya Allah.
    adapun dari kalangan manusia maka hanya para Rasul (utusan-Nya) yang Allah kehendaki, yang mana Allah menurunkan wahyu kepada mereka. Itupun pada hal2 tertentu yang Allah kehendaki untuk memberitahukannya kepada mereka. Jadi mereka tidaklah mengetahui suatu permasalahan ghaib kecuali setelah Allah mewahyukan kepada mereka.

    “Katakanlah: ‘Tidak ada satupun di langit dan di bumi yang mengetahui ilmu gaib kecuali hanya Allah’ ” (Terjemah surat An-Naml ayat ke 65)

    2. Adapun kabar yang disampaikan oleh Rasuulullah ‘alayhishshalaatu wassalaam tentang kejadian di masa depan maka itu adalah wahyu yang Allah wahyukan kepada Rasulullah ‘alayhishshalaatu wassalaam , dan Beliau ‘alayhishshalaatu wassalaam sendiri sama sekali tidak mengetahui ilmu gaib kecuali sebatas apa yang telah Allah kabarkan kepada beliau. Begitu pula para malaikat ataupun jin, mereka juga tidak mengetahui ilmu gaib.

    Adapun manusia yang mengaku mengetahui ilmu gaib dari para dukun, paranormal, orang-orang pintar, pesulap, ahli nujum, cenayang, tukang sihir, mbah -atau apapun gelar mereka- maka ini adalah dusta. Mereka tidaklah mengetahui ilmu gaib sedikitpun. Mereka hanya mendapatkan berita dari para jin yang saling bekerjasama dengan cara bertumpukan sampai ke langit dunia untuk mencuri dengar pembicaraan para malaikat (pembicaraan para malaikat berupa pertanyaan sebagian malaikat kepada para malaikat yang lain tentang perkataan Allah yang baru saja Allah sampaikan ketika itu mengenai ketetapan suatu masalah yang akan terjadi di bumi). Kemudian atas kehendak Allah, adakalanya para jin itu berhasil mencuri dengar pembicaraan para malaikat dan menyampaikan kabar tersebut kepada para dukun. Namun berita itu sendiri telah banyak dicampuri kedustaan oleh para jin itu, kemudian dicampur lagi dengan banyak sekali kedustaan oleh para dukun tersebut. Jadi tidak perlu heran jika kadangkala para dukun itu benar. Hal ini adalah sebagai ujian dari Allah kepada manusia. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa dan Maha Memiliki hikmah. Dan apa yang disampaikan ini adalah sebagaimana yang terdapat di dalam ĥadiits-ĥadiits yang shaĥiĥ dari Rasuulullah ‘alayhishshalaatu wassalaam riwayat Imam Al-Bukhaariy dan Imam Muslim .

    3. kita wajib mengimani adanya jin dan malaikat. Dan kita tidak boleh mengatakan malaikat adalah para alien.
    Selanjutnya, yang perlu kita pahami tentang alien, bisa jadi ia hanyalah buatan orang2 kafir untuk merusak aqidah kaum muslimin. atau bisa jadi ia adalah jin yang menampakkan diri kepada manusia dalam wujud tertentu yang bukan wujud aslinya dalam rangka merusak aqidah kaum muslimin.
    Kita kaum muslimin meyakini bahwasanya jin adalah benar adanya, dan ia bisa menampakkan diri kepada manusia dalam bentuk yang bermacam2, seperti ular, anjing, bahkan ia bisa menampakkan diri dalam bentuk manusia, para ulama berselisih pendapat apakah manusia sekarang bisa melihat jin dalam bentuk wujud asli mereka atau tidak.

    4. Adapun buku “Dialog dengan Jin Muslim” maka buku ini telah dikritik oleh para ahli ilmu dan diperingatkan untuk tidak membacanya.

    sementara ini, ini dulu ya teman2.
    insyaa-allah nanti saya sambung lagi.

  • avatar Tidak diketahui

    Wah .. wah … Mas Nugra masukannya mantab. Jadi menambah wawasan aku tentang masalah ghaib ini. Mungkin aku sedikit punya pemikiran lagi Mas Nugra, bagaimana kita tahu ‘sesuatu’ itu datangnya melalui jin atau itu benar-benar itu dari Gusti Kang Murbeng Dumadi ?

  • avatar Tidak diketahui

    aslmkm…kayaknya perlu gabung nih, boleh ndak..?

  • Topik ‘tidak ada yang mengetahui hal ghaib kecuali hanya Allah’ tidak lagi menerima balasan baru.