Jika Anda ingin memindahkan konten antara sesama situs WordPress.com mana pun, gunakan pilihan Impor Konten. Dengan pilihan ini, Anda dapat mengimpor salinan halaman, pos, dan media Anda ke situs WordPress.com yang baru, tetapi tidak termasuk plugin, tema, atau elemen desain lain. Panduan ini akan menjelaskan cara mengimpor konten dari situs WordPress lain.
Anda dapat memindahkan konten (pos, halaman, komentar, kategori, tag, dan lainnya) dari satu situs WordPress ke situs lain menggunakan file XML. File XML adalah file teks yang menyimpan data terstruktur, seperti pos, halaman, dan tautan media dalam format yang dapat dibaca dan diimpor oleh WordPress.
Lakukan langkah-langkah yang sama untuk mengekspor konten Anda, apa pun situs sumber Anda—situs WordPress yang di-hosting sendiri atau yang di-hosting di WordPress.com.
Untuk mengambil file konten XML dari situs WordPress.com (baik yang di-hosting di WordPress.com atau hosting lainnya), ikuti langkah-langkah berikut:
- Di dasbor situs Anda, buka Alat → Ekspor.
- Secara default, opsi “Semua Konten” akan dipilih. Klik tombol “Unduh File Ekspor” untuk mengekspor konten Anda.
- File ekspor akan disimpan ke folder unduhan default di komputer Anda.
Jika file ekspor Anda berisi lebih dari 1000 halaman atau pos, Anda akan menerima email dengan file .zip tunggal yang berisi beberapa file XML. Impor setiap file .xml satu per satu.
💡
Jika Anda hanya ingin memindahkan konten pilihan dan bukan konten keseluruhan situs, baca panduan tentang mengekspor konten tertentu dan mengimpor konten tertentu.
Setelah membuat file XML di langkah 1, gunakan file tersebut untuk mengimpor konten situs sumber ke situs baru Anda. Proses impor tidak akan menghapus atau menimpa konten yang ada di situs baru.
Ikuti langkah-langkah ini untuk mengimpor file XML ke situs baru Anda:
- Buka dasbor situs WordPress.com Anda.
- Buka Alat → Impor di menu di sisi kiri.
- Gulir turun ke opsi WordPress di bagian bawah halaman (bukan opsi WordPress.com di bagian atas kecuali jika Anda ingin melakukan migrasi penuh keseluruhan situs Anda, termasuk tema dan plugin).
- Jika Anda melihat tautan “Instal Sekarang“, klik tautan tersebut untuk menginstal pengimpor WordPress. Atau, klik tautan “Jalankan Pengimpor”:

- Klik tombol “Pilih file” dan pilih file
.xmlAnda dari komputer.- Jika Anda memiliki file
.zip, ekstrak file tersebut di komputer, lalu cari file.xmldi dalam folder yang diekstrak. Impor setiap file.xmldari folder tersebut.
- Jika Anda memiliki file
- Jika diminta, tetapkan ulang penulis item yang diimpor ke pengguna di situs baru dengan memilih nama pengguna Anda.
- Jika mengimpor konten dari situs dengan beberapa admin, penulis, atau pengguna lain, Anda dapat menyederhanakan prosesnya dengan menambahkan akun pengguna tersebut ke situs baru sebelum mengimpor.
- Klik tombol Kirim untuk mulai mengimpor.
Jika situs Anda memiliki plugin terinstal, Anda akan melihat pilihan tambahan selama proses impor:
Impor/buat penulis: Jika penulis pos dari situs sumber tidak ada di situs tujuan, Anda dapat mengimpor penulis, membuat pengguna baru, atau menetapkan pos ke pengguna yang ada. Saat membuat pengguna baru, Anda hanya membuat pengguna WP Admin. Anda dapat mengundang pengguna untuk membuat akun WordPress.com agar dapat mengakses situs sepenuhnya.
Impor Lampiran: Centang kotak ini untuk mengunduh dan mengimpor lampiran file. Situs tanpa plugin akan mengimpor lampiran secara otomatis.
Pilihan Konten: Centang kotak ini untuk mengubah semua imporan URL yang saat ini ditautkan ke situs sebelumnya ke alamat situs yang baru.
Saat Anda mengimpor keseluruhan situs, file media mengimpor secara otomatis di latar belakang setelah Anda menyelesaikan impor konten. Namun, file XML tidak berisi gambar aktual atau file media. File XML berisi tautan ke file tersebut, yang akan diunggah ke situs baru setelah Anda mengimpor file XML dengan mengikuti langkah-langkah di atas.
📌
Situs sumber harus tetap dapat diakses publik hingga semua gambar muncul di situs baru Anda. Pustaka media berukuran besar mungkin butuh beberapa jam agar terimpor seluruhnya.
Untuk memverifikasi media yang berhasil diimpor, ikuti langkah-langkah berikut:
- Buka dasbor situs.
- Buka Media di menu di sisi kiri dasbor.
- Bandingkan jumlah item di Pustaka Media Anda dengan jumlah dari situs asli Anda.
- Jika jumlah tidak cocok, tunggu beberapa menit dan segarkan halaman. Jika masih belum selesai, periksa kembali dalam beberapa jam. Pustaka media berukuran besar akan butuh beberapa jam agar terimpor seluruhnya.
- Tinjau beberapa halaman atau pos untuk memeriksa apakah gambar ditampilkan dengan benar.
Jika mengimpor konten tertentu saja, Anda perlu mengimpor media secara terpisah. Baca panduan mengimpor konten tertentu untuk mempelajari petunjuk impor media.
Setelah mengimpor konten dan memverifikasi media, tinjau situs Anda untuk memastikan semuanya ditransfer dengan benar. Coba lakukan tindakan berikut:
- Tinjau halaman dan pos yang telah diimpor ke situs baru Anda.
- Pilih beranda baru di Pengaturan → Membaca.
- Pilih tema baru untuk situs Anda.
- Tambahkan domain ke situs Anda.
- Upgrade ke paket berbayar untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan.
Jika Anda mengalami error ukuran file saat mengunggah, mungkin karena salah satu alasan berikut:
Alasan: File konten XML terlalu besar. File impor yang berukuran lebih dari 15 MB akan gagal diimpor.
Solusi:
- Kompresi file
.xml. Pengimpor menerima file.zipyang berisi file XML tunggal. - Gunakan opsi ekspor konten khusus untuk membuat file yang lebih kecil.
Alasan: File dalam format tar.gz. File tar.gz berisi direktori dengan database (SQL) dan file situs (media, plugin, tema, dll.). Format ini memerlukan alat tingkat pengembang untuk mengimpor.
Solusi:
- Gunakan alat migrasi lengkap kami.
- Minta migrasi gratis dari tim kami.
- Jika Anda mahir menggunakan akses tingkat pengembang, gunakan phpMyAdmin dan SFTP untuk mengimpor situs.
- Anda dapat meminta bantuan kepada pengembang untuk memindahkan situs.